Friday, May 1, 2015

Reog Ponorogo - Tarung Barongan









Reog Ponorogo sangat terkenal dimana-mana. Hal ini tidak lepas dari peran dari penggiat seni reog untuk selalu memelihara tradisi ini, di manapun mereka berada. Bahakan diluar negeripun mereka tetap mengembangkan seni ini jika sarananya tersedia.



Dugaan saya Hal ini pulalah yang terjadi di Malaysia. Beberapa warga Indonesia yang banyak dari daerah ponorogo ikut bekerja menjadi TKI ke sana. Begitu Atraktif dan menariknya acara ini, sehingga warga lokal ikut mengembangkan. Setelah mendapat respon yang bagus dari masyarakat maka mereka mengk-klaim Reog sebagai kebudayaannya.


Namun secara pribadi saya kurang tertarik dengan REog yang saat ini. Beberapa hal yang membuat mendasari sikap ini adalah :



  • Reog telah berkurang nilai budaya, lebih banyak ke sakral
  • Budaya pop sudah terlalu jauh mempengaruhi, sehingga pertunjukan reog lebih dominan ke membawakan lagu-lagu campursani yang modern.
Terlepas dari perkembangannya yang sudah terpengaruh faktor demand, saya tetep salut dengan mereka yang sampai saat ini tetep konsisten mengembangkan tari tradisional.







No comments:

Post a Comment